PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Emas Berjangka Terkoreksi Pasca Membaiknya Indeks Kepercayaan Bisnis di Selandia Baru
- 2 hours ago
- 1 min read

HARGA EMAS HARI INI - Pasar emas berjangka mengalami tekanan pada hari ini setelah data Indeks Kepercayaan Bisnis Selandia Baru kemarin dirilis dengan hasil yang jauh lebih positif dari bulan sebelumnya. Optimisme para pelaku bisnis di Selandia Baru memberikan indikasi bahwa aktivitas ekonomi di kawasan Oceania mulai pulih dari tekanan inflasi, yang secara langsung mengurangi permintaan untuk aset-aset pelindung risiko seperti emas berjangka bagi investor di kawasan tersebut.
Dampaknya hari ini, harga emas berjangka bergerak melemah karena membaiknya prospek ekonomi global yang mengurangi kekhawatiran akan terjadinya resesi yang mendalam. Penguatan mata uang Kiwi (NZD) memberikan tekanan tambahan bagi harga emas di bursa komoditas internasional. Investor terlihat mulai melakukan diversifikasi keluar dari emas dan masuk kembali ke mata uang komoditas dan pasar ekuitas yang menawarkan peluang keuntungan lebih besar di tengah pemulihan ekonomi yang sedang berlangsung.
Secara teknis, harga emas saat ini sedang mencoba untuk menembus level dukungan psikologis harian. Indikator RSI menunjukkan adanya divergensi negatif, yang menyiratkan bahwa kekuatan tren naik mulai memudar dalam jangka pendek. Para analis merekomendasikan untuk tetap waspada terhadap potensi penurunan lebih lanjut jika harga tidak segera kembali ke atas area pivot harian sebelum memasuki sesi perdagangan Amerika Serikat nanti malam.
Forecast nanti malam: Perhatian investor akan beralih ke rilis data Persediaan Minyak Mentah dari API (American Petroleum Institute) malam nanti. Jika persediaan minyak AS melonjak, harga emas diprediksi akan turun karena harga energi akan tertekan dan ekspektasi inflasi akan mereda. Namun, jika persediaan minyak turun, emas berpeluang untuk kembali menguat karena potensi kenaikan harga energi kembali muncul. - PT RIFAN FINANCINDO BANDUNG
sumber : newsmaker.id





























Comments