top of page

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG - Permintaan Emas dari Tiongkok Mereda, Harga Berjangka Tertekan

  • Writer: PT Rifan Financindo Berjangka Bandung
    PT Rifan Financindo Berjangka Bandung
  • Aug 1, 2025
  • 2 min read

Updated: Aug 5, 2025


Large American flag hangs on the New York Stock Exchange building, flanked by smaller flags. Gray stone facade; text "EXCHANGE" visible. Patriotic mood.

HARGA EMAS HARI INI - Harga emas berjangka terpantau melanjutkan pelemahannya pada perdagangan hari ini, tertekan oleh laporan yang menunjukkan permintaan emas dari Tiongkok, sebagai salah satu konsumen emas terbesar di dunia, mereda. Data-data ekonomi terbaru dari Tiongkok menunjukkan adanya perlambatan pertumbuhan, yang memicu kekhawatiran bahwa permintaan terhadap komoditas, termasuk emas, akan menurun di masa depan. Hal ini memberikan tekanan tambahan bagi harga emas yang sudah terbebani oleh penguatan dolar AS dan ekspektasi suku bunga tinggi di AS.

Selain faktor Tiongkok, sentimen pasar yang cenderung positif juga turut menekan harga emas. Para investor semakin yakin bahwa ekonomi global dapat menghindari resesi yang parah, sehingga mereka lebih berani untuk mengambil risiko dan mengalihkan dananya ke aset-aset yang menawarkan imbal hasil lebih tinggi, seperti saham dan komoditas industri. Optimisme ini mengurangi daya tarik emas sebagai aset safe haven. Laporan-laporan terbaru menunjukkan bahwa beberapa sektor ekonomi utama di AS dan Eropa berhasil menunjukkan ketahanan yang mengejutkan, meskipun menghadapi tantangan inflasi dan ketidakpastian geopolitik.

Meskipun demikian, ada beberapa faktor yang berpotensi membatasi penurunan harga emas lebih lanjut. Salah satunya adalah ketidakpastian geopolitik yang masih berlanjut di beberapa kawasan dunia. Konflik bersenjata dan ketegangan politik antara negara-negara besar dapat sewaktu-waktu memicu lonjakan permintaan emas sebagai aset safe haven. Selain itu, potensi perlambatan ekonomi di Tiongkok, meskipun memicu kekhawatiran, juga dapat menjadi pemicu bagi pemerintah untuk meluncurkan stimulus, yang pada gilirannya dapat mendorong harga emas. Oleh karena itu, para analis pasar memprediksi bahwa harga emas akan bergerak dalam rentang yang sempit, menunggu katalis baru yang dapat mengubah arah pergerakannya.

Ke depan, para pelaku pasar akan mencermati dengan seksama rilis data ekonomi penting yang akan datang, terutama data inflasi dari AS. Jika data inflasi menunjukkan penurunan yang lebih cepat dari perkiraan, hal itu dapat mengurangi tekanan pada The Fed untuk terus menaikkan suku bunga, yang pada gilirannya dapat memberikan dorongan bagi harga emas. Sebaliknya, jika inflasi tetap tinggi, The Fed kemungkinan akan tetap hawkish, dan harga emas berpotensi untuk melanjutkan penurunannya. Investor juga akan terus memantau perkembangan geopolitik global, karena setiap eskalasi dapat dengan cepat mengubah sentimen pasar dan mendorong harga emas kembali naik - PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA BANDUNG

sumber : newsmaker.id

Comments


Featured Posts
Recent Posts
Search By Tags
Connect
  • Google+ Social Icon
  • Facebook Social Icon
  • LinkedIn Social Icon
  • Twitter Social Icon

KANTOR PUSAT

JAKARTA
AXA Tower Kuningan City Lt. 30

Jl. Prof. DR. Satrio Kav. 18

Kuningan Setia Budi, Jakarta 12940

Telp : (021) 30056300, Fax : (021) 30056200

Email : corporate@rifan-financindo-berjangka.co.id

Success! Message received.

  • Google+ Social Icon
  • Facebook Social Icon
  • LinkedIn Social Icon
  • Twitter Social Icon

© 2023 by Phil Steer . Proudly created with Wix.com

bottom of page