RIFAN FINANCINDO BANDUNG - Hubungan Harga Minyak Mentah dan Ekspektasi Inflasi
- Mar 3
- 1 min read

HARGA EMAS HARI INI - Pergerakan harga minyak mentah di awal bulan Maret ini turut memberikan pengaruh tidak langsung terhadap ekspektasi inflasi dan harga emas berjangka. Kenaikan harga energi yang terjadi belakangan ini mulai memicu kekhawatiran akan bangkitnya kembali tekanan inflasi global di masa mendatang. Sebagai aset lindung nilai inflasi tradisional, emas sering kali mendapatkan keuntungan saat harga-harga komoditas energi mulai merangkak naik secara konsisten.
Kemarin, harga minyak mentah menunjukkan tren stabil dengan kecenderungan menguat karena adanya gangguan pada beberapa jalur distribusi utama. Hal ini memberikan alasan tambahan bagi para investor emas untuk tetap mempertahankan posisi mereka sebagai perlindungan terhadap penurunan daya beli mata uang. Pasar sangat peka terhadap setiap sinyal yang menunjukkan bahwa biaya hidup akan terus meningkat di awal tahun 2026 ini.
Dampaknya bagi hari ini adalah terlihat adanya korelasi positif antara harga minyak dan emas di sesi perdagangan Asia. Emas mendapatkan dukungan dari spekulasi bahwa inflasi akan tetap berada di level yang tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama dari perkiraan semula. Hal ini membuat permintaan terhadap logam mulia sebagai penyimpan kekayaan tetap terjaga meskipun ada fluktuasi pada variabel makroekonomi lainnya pagi ini.
Forecast nanti malam menunjukkan bahwa jika harga minyak terus naik, emas diprediksi akan mendapatkan dorongan tambahan untuk menguat. Namun, trader harus tetap waspada terhadap pergerakan Dolar AS, karena penguatan mata uang tersebut dapat merusak korelasi positif antara minyak dan emas. Fokus utama malam nanti akan tetap pada data tenaga kerja, namun pengaruh harga energi akan menjadi latar belakang yang memengaruhi sentimen pasar secara luas. RIFAN FINANCINDO BANDUNG
sumber : newsmaker.id





























Comments